Minggu, 20 Januari 2019



“KONSEP TAMAN PENDIDIKAN ALQURAN”
(Durrotun Nasihah V A)

Assalamualaikum wr. Wb.

Apa kabar kepada para pejuang pendidikan? Semoga selalu diberikan Rahmat dan keberkahan oleh Allah SWT. untuk masa depan bangsa kita untuk mencerdaskan putra-putri bangsa kita yuk perbaiki dan tingkatkan mutu pendidikan bangsa kita khususnya dalam bidang keagamaan.

Nah, dalam tulisan saya kali ini saya akan sedikit mengupas Lembaga pendidikan Taman Pendidikan Alqur'an (TPQ) yang merupakan cita - cita saya untuk menjadi pengelola lembaga pendidikan di Kabupaten Tuban.

Nama Lembaga Taman Pendidikan Alquran yang ingin saya dirikan adalah YAYASAN DARUL NASIHAH yang memiliki VISI dan MISI sebagai berikut:

VISI
"Mencetak Kader-Kader Ulama' yang mengedepankan Nilai-nilai Qur'ani"

MISI
1.  mengadakan kegiatan rutinitas yang mampu meningkatkan intelektual santri
2.  Mengembangakan budaya Hafalan Al qur'an.

A.  KONSEP
Lembaga pendidikan merupakan wadah belajar bagi masyarakat.  Adanya lembaga pendidikan sendiri guna untuk mencerdaskan putra Putri bangsa.  Di zaman era digital seperti saat ini yang akan terus berkembang setiap tahunnya maka kita sebagai pengelola atau konseptor sebuah lembaga pendidikan pun juga harus pandai dalam membaca lingkungan dan menyesuaikan dengan kedaan zaman tetapi tetap pada prinsip dan tujuan utama.
Lembaga pendidikan menurut pendapat saya pribadi yang sangat ingin saya kembangakan adalah taman pendidikan Alquran (TPQ).  Saya sangat tertarik pada lembaga yang basic nya adalah qurani.  Mengapa?  Karena sumber bekal kita hidup di dunia dan pengantar kita kelak sampai di akhirat adalah kalam allah yakni alqur an.itu alasan umum saya mengapa lebih suka dengan lembaga berbasis qurani.
Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) merupakan sebuah pendidikan non formal yang berbasis keagamaan yang notabennya adalah masyarakat muslim yang menjadikan al-Quran sebagai pelajaran utamanya yang diselenggararakan dalam bentuk suasana yang Indah, Bersih, Rapi, Nyaman, dan Menyenangkan.dimana hal tersebut sebagai wujud nilai simbolis dan filosofis dari kata TAMAN yang dipergunakan. Taman pendidikan alquran (TPQ) merupakan sebuah lembaga yang basic nya lebih mengedepankan ilmu-ilmu agama dan alquran. Taman pendidikan alquran saat ini cukup berkembang adanya di bawah pemerintahan Kementrian Agama.

a)  Tujuan Kelembagaan TPQ
                Taman Pendidikan al-Quran bertujuan menyiapkan terbentuknya generasi Qurani, yaitu :
1.  generasi yang memiliki komitmen terhadap al-Quran sebagai sumber perilaku, pijakan hidup dan rujukan segala urusannya.dimana dalam hal ini ditandai dengan kecintaan yang mendalam terhadap al-Quran. rajin membacanya, terus menerus mempelajari isi kandungannya, dan memiliki kemauan yang kuat untuk mengimplementasikan secara sempurna dalam kehidupan sehari-hari.
2.  Meningkatkan pembelajaran berbasis Qur'ani dan ilmu agama lainnya.
3.  Mengembangkan minat bakat dalam pembelajan Al qur'an
4.  Menumbuhkan jiwa agamis dan pejuang agama
b)  Jenjang Pendidikan

Jenjang Pendidikan terdiri dari berbagai jenjang pendidikan tingkat dasar dan pendidikan tingkat atasan. Maksudnya adalah Jenjang pendidikan tingkat dasar dikhususkan bagi anak-anak yang belum mampu membaca Al-Quran, sedangkan  pendidikan tingka atasan dikhususkan bagi anak yang telah mampu dan lancar membaca Al-Quran serta telah menyelesaikan program-program pendidikan di tingkat dasar.
1.  Jenjang pendidikan tingkat dasar adalah sebagai berikut:

·         Taman Kanak-kanak Al-Quran (TKA atau TKQ), ditujukan untuk anak usia 4-6 tahun dan berlangsung selama 2 tingkat. Tingkat pertama untuk TK Al-Quran Paket A, dan tingkat kedua untuk TK Al-Quran Paket B (TK Al-Quran atasan).
·         Taman Pendidikan Al-Quran, yang biasa disingkat TPA atau TPQ, diperuntukkan anak usia 7-12 tahun dan berlangsung selama 2 tingkat. Tingkat pertama untuk TP Al-Quran Paket A, dan tingkat kedua untuk TP Al-Quran Paket B (TP Al-Quran atasan).

c)  Standar Proses Pembelajaran
1.   Pembelajaran di Taman Kanak-kanak Alqur'an maupun Taman pendidikan Alqur'an adalah dengan menggunakan metode pendekatan klasik dan privat.
2.  Bahan ajar yang diterapakan di lembaga tersebut adalah dengan kurikulum yang sesuai dengan tingkatannya masing-masing.
3.  Metode pembelajaran yang diterapakan disesuaikan  usia perkembangan anak dengan memegang prinsip bahwa bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain. Hal tersebut akan membuat anak-anak Nyaman dalam proses belajar.
4.  Media pembelajaran yang menarik, aman dan tidak membahayakan, memenuhi unsur keindahan dan kerapihan, dapat membangkitkan kreativitas anak, dan mendukung paket pengajaran yang diprogramkan. Seperti Puzzle Book, alat peraga dan lain sebagainya.
5.  penilaian yang akan digunakan adalah semua yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dilakukan secara terus menerus.

B.  IMPLEMENTASI
seperti yang telah dijelaskan di Dalam buku Direktorat PD Pontren Dirjen PAIS (tahun 2013)yang tertulis di  halaman 46 tentang syarat Keanggotaan lembaga Taman kanak-kanak Alqur'an/Taman pendidikan Alqur'an (TK/TP). atau istilah secara mendasar adalah untuk mendaftarkan lembaga TPQ supaya mendapatkan nomor Statistik di Kementerian Agama (KEMENAG). Namun, Pada saat ini yang ada hanyalah piagam terdaftar taman pendidikan Al Quran, sedangkan untuk izin operasional taman pendidikan Al Quran belum ada contoh maupun juknis yang mengatur dalam pemberiannya.
ada beberapa syarat yang harus di penuhi untuk menaftarkan sebuah lembaga TPQ yakni :
1.  terdapat sebuah instansi atau organisasi tertentu sebagai penyelenggara yaitu organisasi non pemerintah, seperti yayasan, takmir masjid, mushola, majlis talim dan atau lembaga swadaya lainnya.
2.  Tersedianya Sarana dn prasarana yang memadai dan dapat menunjang proses belajar siswa.
3.  mempunyai tenaga pendidikan(Guru) yang memenuhi beberapa syarat diantarnya yaitu; minimal memiliki ijazah tingkat SLTA, dan akan jauh lebih baik apabila memliki ijazah lulusan Diploma , PGRA Program Strata 1 (S1)
4.  Mepunyai jumlah santri atau peserta didik yang sudah terdaftar dengan pasti, minimal 15 peserta didik.
5.  Memiliki program pembelajaran yang jelas
6.  Adanya dana awal dan sumber pembiayaan lain yang jelas.
7.  tenaga pendidik yang mengajar di TKA/TQA dan TPA/TPQ minimal (50%)  memiliki sertifikat penataran paket A, yang diadakan oleh Lembaga Pembina.
8.  Kepala Lembaga TKA/TKQ & TPA/TPQ minimal memiliki ijazah lulusan program Diploma PGTK atau program Strata 1 jurusan PGRA.
9.  Setiap lembaga TKA/TKQ & TPA/TPQ memiliki organisasi yang dibentuk yakni Persatuan orang tua santri (POS) yang dibimbing langsung oleh kepala lembaga untuk menunjang kemajuan dan keberhasilan kegiatan lembaga yang bersangkutan serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya Manusia di lembaga.

·         Prosedur Pendirian Lembaga TPQ / TKA
Pendirian TK/TP Al-Quran harus memperoleh dukungan penuh dari masyarakat setempat untuk Pendaftaran TPQ:
1.  Harus Memperhatikan aspek-aspek administrasi antara lain :
a.  Menginformasikan keberadaan lembaga TPQ kepada masyarakat sekitar, kepada tokoh-tokoh masyarakat dan seperangkat pemerintahan desa setempat (RT/RW/Desa/Kelurahan)
b.  Menyampaikan surat permohonan ke-anggota lembaga kepada organisasi/instansi pembina yang mengkoordinir lembaga TKA/TKQ dan TPA/TPQ sesuai prosedur yang ditetapkan, apabila organisasi/instansi pembina yang dimaksud sudah berdiri di Kabupaten/Kota dan bagi lembaga yang menyelenggarakan dan belum memiliki lembaga pembina harus melaporkan kepada Kantor Kementerian Agama (KEMENAG) supaya mendapatkan nomor pendaftaran.
c.  Lembaga Pembinaan (TKA/TKQ dan TPA/TPQ) setiap jenjang menyampaikan hasil evaluasi data lembaga binaannya secara kolektif ke Kementerian Agama setempat untuk mendapatkan nomor statistik.

Demikian penjelasan sedikit tentang konsep lembaga pendidikan Taman Pendidikan Alquran yang ingin saya rencanakan. Semoga bisa membantu sahabat-sahabat sekalian untuk menamabah wawasan.
#mpiinsud
#mpi3insudberkarya
#demiilmu
#himmaprodimpiinsud

Jumat, 02 November 2018

SIM Taman Pendidikan Alqur'an

Sistem informasi manajemen pendidikan islam di taman pendidikan al-qur’an (SIM TPQ)


Assalamu’alaikum wr wb.
Hello everybody, tahukah kalian tentang bagaimana SIM di TPQ. Pasti masih bingung kan? Okelah kita akan menjelaskan sedikit mengenai itu.. Sebelum kita bahas mendalam mengenai itu alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan apa itu Sistem informasi manajemen, pendidikan islam dan juga taman pendidikan al-qur’an (TPQ).
Yang pertama ialah pengertian dari sistem informasi manajemen jika dilihat dari susunannya ada 3 kata. Yakni sistem yang berarti sekumpulan unsur-unsur yang saling terhubung membentuk suatu kesatuan. Lalu informasi yakni sebuah data baik tertulis maupun tidak tertulis yang diproses menjadi pesan yang dapat dimengerti oleh penerima. Dan terakhir yakni manajemen yang mempunyai arti proses yang dilakukan oleh sekumpulan orang untuk mencapai tujuan. Jadi sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem yang mengolah informasi guna membantu dalam proses manajemen. Kedua ialah pendidikan islam. Pendidikan islam ialah proses mendidik, mengembangkan, dan mengasuh anak didik agar tercipta insan kamil yang berintelektual berilmu dan juga beradab, sesuai dengan aturan islam. Dan yang terakhir ialah taman pendidikan al-qur’an yakni sebuah lembaga pendidikan yang melatih mendidik para muridnya agar menguasai ilmu al-qur’an. 
Jadi, Sistem Informasi manajemen Pendidikan islam di taman pendidikan al-qur’an ialah sistem yang mengelola dam memproses sebuah informasi guna membantu proses manajemen pendidikan yang diterapkan pada taman pendidikan al-qur’an.
Tujuan dari SIM yang ada di TPQ ini adalah menyediakan dan mempermudah seluruh pihak untuk berinteraksi, khususnya pihak pengelola TPQ kepada para wali murid atau masyarakat untuk mengakses informasi yang ada. Dalam proses perkembangannya beberapa TPQ bahkan sudah menggunakan sistem berbasis internet. Pasti anda pernah tau TPQ yang menerapkan metode baca ummi. Disana sudah ada sistem yang terstruktur dan semuanya sudah terintegrasi saat mengoperasikan. Apa saja ?
Informasi profil
Bagi TPQ yang sudah modern ada portal yang berisi profil TPQ, Visi, Misi dan beberapa program pengajaran, juga beberapa informasi keunggulan maupun yang lain. Internet ini hanya sebagai penunjang dalam publikasi dan juga promosi tentang kelebihan TPQ tersebut. Tapi tidak sedikit dan bahkan masih umum bahwa sistem informasi manajemen yang diterapkan masih sangat klasik. Hanya tertulis di buku profil TPQ dan papan nama saja.
Informasi Personalia, Disini berisi tentang data dewan asatidz maupun staf yang bertugas mengelola informasi mengenai seluruh tenaga pengajar di TPQ tersebut, seperti biodata, alamat, status, jabatan dan juga informasi lain yang dibutuhkan.
Informasi Sarana prasarana, berisi manajemen aset yang ada di TPQ tersebut. Mulai catatan lokasi, gedung dan seluruh aset yang ada.
Informasi keuangan, disini terdapat seluruh data pembayaran, SPP, pemasukan, dll.
Informasi murid. Berisi seluruh data dari murid baru, biodata, karena TPQ sekarang juga biasanya menggunakan raport yang berisi nilai dan juga kenaikan kelas, ini juga masuk dalam sistem informasi murid.
     6.   Informasi akademik. Berisi data tentang kurikulum yang dipakai, kita harus tau bahwa sistem TPQ juga menggunakan kurikulum. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan yang didalamnya terdiri dari tujuan,isi,bahan ajar dan strategi yang dipilh untuk pelaksanaan pembelajaran demi tercapainya suatu pembelajaran. 
biasanya ada beberapa kurikulum yang diterapkan dalam TPQ, Yakni ada beberapa metode pembelajaran dalam mengembangkan cara baca alquran seperti, Metode qiroati, metode ummi, metode baghdadi, metode iqra, metode annuur, metode utsmani, metode Abatatsa, metode yanbu’a, dan metode-metode lain yang berkembang pesat baik di kalangan pesantren, TPQ dan sekolah-sekolah Islam di Indonesia. Dari yang dijelaskan diatas terkait kurikulum metode pembelajaran saat ini yang sangat berkembang pesat adalah Metode ummi. Apa itu Metode ummi? Sedikit saya jelaskan bahwasanya Metode ummi memilik motto yakni (Mudah, Menyenangkan, dan Menyentuh Hati) menarik bukan? Selain itu, ada visi dan misi dari metode ummi : 
1. Visi dari metode ummi adalah Menjadi lembaga terdepan dalam melahirkan generasi qur'ani. Yang bercita-cita menjadi percontohan bagi lembaga-lembaga yang mempunyai visi yang sama dalam mengembangkan pembelajarn alqur'an yang mengedepankan pada kualitas dan kekuatan sistem.
2. Misi 
 a. Mewujudkan lembaga profesional dalam pengajaran alquran yang berbasis sosial  dan dakwah.
 b. Membangun sistem manajemen pembelajaran alqur'an yang berbasis pada mutu.
 c. Menjadi pusat pengembangan pembelajaran dan dakwah alquran pada masyarakat.
metode ini adalah salah satu contoh mengenai sistem informasi akademik yang ada di TPQ.
Tidak banyak memang SIM yang ada pada pendidikan TPQ akan tetapi ini juga akan terus berubah sesuai dengan perkembangan sistem pendidikan islam. Yang mungkin dulu TPQ hanya terdiri dari seorang ustadz dan murid yang belajar membaca al-qur’an, tidak ada pencatatan ataupun data yang dapat dijadikan sumber informasi. Apalagi pendataan, sarana prasarana ataupun yang lain. Tetapi kita dapat melihat bahwa semakin hari SIM pendidikan TPQ semakin berkembang dan pasti dalam perjalanannya akan menyesuaikan dengan yang lain Serta meningkat lebih baik lagi.
Mungkin itulah sedikit penjelasan singkat mengenai SIM pendidikan Islam yang ada di taman pendidikan Al-qur’an. Kami mohon dukungan dan doanya agar penulisan selanjutnya bisa lebih baik lagi.






Contoh Gambar struktural dalam Lembaga Taman Pendidikan Alquran

Sekian dari saya,
Wallahul muwafiq ila aqwamitthoriiq
Tsummassalamu’alaikum wr. Wb.
                      

Sabtu, 25 November 2017

sinau bareng Mahasantri Mpi INSUD

Yuk sinau bareng!!! 😗
 Pada kesempatan kali ini penulis akan membagi ilmu hasil dari sinau bareng Gus Syahrul ,,,  yuk Sahabat readers ku.. Simak ya..!!!
 Seru nya nih Tema kali ini sangat populer sekali di Zaman Now.. Woew!! Apalagi kita adalah kalangan santri ,wajib ain nih hukumnya untuk menyimaknya ..
Apa sih tema nya??..
Penasaram yaaa???? 😝
   Yuuk kita simak bareng-bareng
" pemuda berjiwa santri yang berideologi pancasila"
 What is that???
How to become that???
                          Santri
       Tawadhu' marang yai==Ta'lim== sami'na waatho'na==mampu mengadopsi karakter santri dahulu==orang yang Luar biasa==

Nah, seperti itu gambaran nya sahabat!! .. Bingung ya.. alhamdulillah, karena dengan bingung itu tandanya kita berfikir.

Jadi, untuk menjadi santri ideal masa kini kita harus menggodok diri ,menyatukan hati dan fikiran agar memiliki karakter-karakter tersebut.

  Semangaaat sahabat q.. Terus berproses!!!
Salam mpi "Totalitas untuk pendidikan"
  Because,.....??
Dawuhe romo yai ghofur" jihad.o marang pendidikan" .

--- Bersambung---






Senin, 20 November 2017

DAHI MATI 
#Keong

kusenyapkan hidung ini
kupalingkan mata ini
kaki lihatlah kaki...
rabbi...
kulontarkan mutiara hina
demi rekayasa raga
sastra yang diukir canda
menjadikannya karya palsu belaka
wahai dzat yang maha kuasa
turunkanlah kepalaku
lepaskanlah penatku
punahkanlah martabatku
karena aku tak mampu
aku tak mampu........

Kamis, 02 November 2017

kepalaku terinjak(puisi)

koesno kelahirannya...
tinggi martabat dan wibawanya
percikan suara berkarisma
putra sang fajar idealnya
hitam bergemuruh mengerubungi
merah tertumpah menyelimuti
wisma yasso tahankan diri
coretan tinta diujung kaki
wahai fajar yang terbenam
bayangan di penghujung malam
akan karisma yang tenggelam
menjadi prasejarah tak terlupakan.