Sistem informasi manajemen pendidikan islam di taman pendidikan al-qur’an (SIM TPQ)
Assalamu’alaikum wr wb.
Hello everybody, tahukah kalian tentang bagaimana SIM di TPQ. Pasti masih bingung kan? Okelah kita akan menjelaskan sedikit mengenai itu.. Sebelum kita bahas mendalam mengenai itu alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan apa itu Sistem informasi manajemen, pendidikan islam dan juga taman pendidikan al-qur’an (TPQ).
Yang pertama ialah pengertian dari sistem informasi manajemen jika dilihat dari susunannya ada 3 kata. Yakni sistem yang berarti sekumpulan unsur-unsur yang saling terhubung membentuk suatu kesatuan. Lalu informasi yakni sebuah data baik tertulis maupun tidak tertulis yang diproses menjadi pesan yang dapat dimengerti oleh penerima. Dan terakhir yakni manajemen yang mempunyai arti proses yang dilakukan oleh sekumpulan orang untuk mencapai tujuan. Jadi sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem yang mengolah informasi guna membantu dalam proses manajemen. Kedua ialah pendidikan islam. Pendidikan islam ialah proses mendidik, mengembangkan, dan mengasuh anak didik agar tercipta insan kamil yang berintelektual berilmu dan juga beradab, sesuai dengan aturan islam. Dan yang terakhir ialah taman pendidikan al-qur’an yakni sebuah lembaga pendidikan yang melatih mendidik para muridnya agar menguasai ilmu al-qur’an.
Jadi, Sistem Informasi manajemen Pendidikan islam di taman pendidikan al-qur’an ialah sistem yang mengelola dam memproses sebuah informasi guna membantu proses manajemen pendidikan yang diterapkan pada taman pendidikan al-qur’an.
Tujuan dari SIM yang ada di TPQ ini adalah menyediakan dan mempermudah seluruh pihak untuk berinteraksi, khususnya pihak pengelola TPQ kepada para wali murid atau masyarakat untuk mengakses informasi yang ada. Dalam proses perkembangannya beberapa TPQ bahkan sudah menggunakan sistem berbasis internet. Pasti anda pernah tau TPQ yang menerapkan metode baca ummi. Disana sudah ada sistem yang terstruktur dan semuanya sudah terintegrasi saat mengoperasikan. Apa saja ?
Informasi profil
Bagi TPQ yang sudah modern ada portal yang berisi profil TPQ, Visi, Misi dan beberapa program pengajaran, juga beberapa informasi keunggulan maupun yang lain. Internet ini hanya sebagai penunjang dalam publikasi dan juga promosi tentang kelebihan TPQ tersebut. Tapi tidak sedikit dan bahkan masih umum bahwa sistem informasi manajemen yang diterapkan masih sangat klasik. Hanya tertulis di buku profil TPQ dan papan nama saja.
Informasi Personalia, Disini berisi tentang data dewan asatidz maupun staf yang bertugas mengelola informasi mengenai seluruh tenaga pengajar di TPQ tersebut, seperti biodata, alamat, status, jabatan dan juga informasi lain yang dibutuhkan.
Informasi Sarana prasarana, berisi manajemen aset yang ada di TPQ tersebut. Mulai catatan lokasi, gedung dan seluruh aset yang ada.
Informasi keuangan, disini terdapat seluruh data pembayaran, SPP, pemasukan, dll.
Informasi murid. Berisi seluruh data dari murid baru, biodata, karena TPQ sekarang juga biasanya menggunakan raport yang berisi nilai dan juga kenaikan kelas, ini juga masuk dalam sistem informasi murid.
6. Informasi akademik. Berisi data tentang kurikulum yang dipakai, kita harus tau bahwa sistem TPQ juga menggunakan kurikulum. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan yang didalamnya terdiri dari tujuan,isi,bahan ajar dan strategi yang dipilh untuk pelaksanaan pembelajaran demi tercapainya suatu pembelajaran.
biasanya ada beberapa kurikulum yang diterapkan dalam TPQ, Yakni ada beberapa metode pembelajaran dalam mengembangkan cara baca alquran seperti, Metode qiroati, metode ummi, metode baghdadi, metode iqra, metode annuur, metode utsmani, metode Abatatsa, metode yanbu’a, dan metode-metode lain yang berkembang pesat baik di kalangan pesantren, TPQ dan sekolah-sekolah Islam di Indonesia. Dari yang dijelaskan diatas terkait kurikulum metode pembelajaran saat ini yang sangat berkembang pesat adalah Metode ummi. Apa itu Metode ummi? Sedikit saya jelaskan bahwasanya Metode ummi memilik motto yakni (Mudah, Menyenangkan, dan Menyentuh Hati) menarik bukan? Selain itu, ada visi dan misi dari metode ummi :
1. Visi dari metode ummi adalah Menjadi lembaga terdepan dalam melahirkan generasi qur'ani. Yang bercita-cita menjadi percontohan bagi lembaga-lembaga yang mempunyai visi yang sama dalam mengembangkan pembelajarn alqur'an yang mengedepankan pada kualitas dan kekuatan sistem.
2. Misi
a. Mewujudkan lembaga profesional dalam pengajaran alquran yang berbasis sosial dan dakwah.
b. Membangun sistem manajemen pembelajaran alqur'an yang berbasis pada mutu.
c. Menjadi pusat pengembangan pembelajaran dan dakwah alquran pada masyarakat.
metode ini adalah salah satu contoh mengenai sistem informasi akademik yang ada di TPQ.
Tidak banyak memang SIM yang ada pada pendidikan TPQ akan tetapi ini juga akan terus berubah sesuai dengan perkembangan sistem pendidikan islam. Yang mungkin dulu TPQ hanya terdiri dari seorang ustadz dan murid yang belajar membaca al-qur’an, tidak ada pencatatan ataupun data yang dapat dijadikan sumber informasi. Apalagi pendataan, sarana prasarana ataupun yang lain. Tetapi kita dapat melihat bahwa semakin hari SIM pendidikan TPQ semakin berkembang dan pasti dalam perjalanannya akan menyesuaikan dengan yang lain Serta meningkat lebih baik lagi.
Mungkin itulah sedikit penjelasan singkat mengenai SIM pendidikan Islam yang ada di taman pendidikan Al-qur’an. Kami mohon dukungan dan doanya agar penulisan selanjutnya bisa lebih baik lagi.
Contoh Gambar struktural dalam Lembaga Taman Pendidikan Alquran
Sekian dari saya,
Wallahul muwafiq ila aqwamitthoriiq
Tsummassalamu’alaikum wr. Wb.


SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
BalasHapusINSTITUT PESANTREN SUNAN DRAJAT (INSUD)
Hari/Tanggal : Sabtu / 10 November 2018
Jurusan/Semester : Manajemen Pendidikan Islam/ V A - C
Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Dosen Pengampu : Muhammad Haris, M.Pd.I
1. Bagaimana pemahaman Anda terhadap mata kuliah Sistem Informasi
Manajemen Pendidikan?
2. Jika Anda sebagai pimpinan lembaga, kepala atau jabatan tertinggi
lainnya, bagaimana implementasi dan evaluasi yang akan Anda
lakukan sesuai materi perkuliahan yang Anda pilih?
Nama saya adalah Durrotun Nasihah Bisa dipanggil ikha sekarang Saya Merupakan mahasiswa dari program studi Manajemen pendidikan islam / Semester V/Angkatan 2016 di Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD). Motto Yang menjadi pedoman hidup saya adalah “ memberikan manfaat kepada umat dan mementingkan kemaslahatan umat” Wow :) . Hobi yang gemar saya lakukan adalah beraktifitas apapun selagi saya sehat dan kuat khususnya Abdi ke pondok pesantren sunan drajat itu adalah hobi yang sangat saya gemari (Ngubraki) hahaha.
BalasHapus1.Menurut pemahaman saya terkait mata kuliyah Sistem Informasi Manajemen Pendidikan ini sangatlah urgent. Mengapa? Karena Sistem Informasi Manajemen merupakan sebuah system yang mengolah informasi guna membantu dalam proses manajemen khususnya dalam bidang pendidikan. di era modernisasi yang serba memanfaatkan IT (ilmu teknologi) dalam segala lini materi sistem informasi manajemen pendidikan harus di konsumsi oleh anak manajemen khususnya dalam menghadapi permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan. Selain itu, adanya system informasi manajemen sangat memudahkan kinerja pengelola , staf , guru, peserta didik, dan masyarakat di lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan tersebut. Adanya system yang baik maka akan memudahkan proses pelaksanaannya atau mengimplementasikannya. Mengapa demikian? Untuk menjamin sebuah mutu atau kualitas yang terpadu dan keterampilan-keterampilan Pada lembaga dalam memanfaatkan system informasi manajemen yang secara kritis. Nah, dengan sebuah harapan suatu kualitas yang baik maka seorang pengelola maupun staf nya lembaga pendidikan harus selalu melakukan perbaikan produktivitas dalam pengembangan dan pemeliharaan sebuah system. Fungsi system informasi manajemen dalam lembaga pendidikan pun sangatlah dibutuhkan adanya untuk mengakses semua hasil atau penilaian yang ada di lembaga pendidikan, mengolah informasi yang ada di lembaga seperti; profil lembaga, prestasi lembaga, seni lembaga dan hal-hal penting yang bisa meningkatkan daya tarik masyarakat luas di lembaga pendidikan tersebut. Jika semua akses di lembaga di olah melalui semua system yang ada sesuai modernitas zaman maka lembaga tersebut juga akan mengikuti perkembangan lembaga pendidikan denga mengikuti system yang terupdate. Di era modernitas, system informasi manajemen bukanlah hal yang sulit lagi dalam mengaplikasikannya karena bisa diakses melalaui system andoid yang dimiliki oleh pribadi masing-masing yang bisa meningkatkan aksesbilitas data yang ada sesuai target dan akurat . Aplikasi dapodik merupakan sebuah aplikasi terupdate dalam dunia pendidikan yang mengelola semua data-data penting pokok pendidikan yang merupakan system pendataan skala nasional yang bermutu untuk mewujudkan para pejuang pendidikan di Indonesia khususnya yng cerdas dan kompetitif.
2. Sesuai profil prodi manajemen pendidikan islam di Institut Pesantren Sunan Drajat salah satunya adalah pengelola lembaga pendidikan. Yang menjadi harapan terbesar saya dalam memiliki sebuah yayasan kelembagaan dalam belajar dan mengembangkan ilmu-ilmu agama salah satunya dalah lembaga pendidikan non formal yakni Taman Pendidikan Alquran. Dalam menerapakan atau mengimplementasikan lembaga tersebut dibutuhkan seorang pengelola lembaga yang handal dalam manajemen pula. Seorang pengelola lembaga pendidikan harus mengetahui tupoksi (tugas pokok dan fungsi) seorang pengelola dalam lembaga. Tugas dan tanggungjawab seorang pengelola lembaga pendidikan adalah sesuai pokok fungsi manajemen yakni POAC ( planning,actuating,organizing,dan controling). Dengan berlandaskan fungsi-fungsi manajemen itu sendiri sesuai prosedur yang ada maka akan memudahkan seorang pengelola lembaga pendidikan dalam menjalankan tanggungjawabnya dengan memanfaatkan seluruh staf,guru, peserta didik dan masyarakat. Seorang pengelola juga harus mampun mengarahkan dan memotivasi guna untuk mendorong hirroh atau semangat juang mereka. Karena seperti yang sudah kita ketahui lembaga non formal seperti Taman pendidikan alquan tunjangan setiap bulannya pun tidak akan cukup dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lalu, bagaimana dengan guru yang memprioritaskan kinerjanya di lembaga pendidikan TPQ untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya? Kalimat tersebut lah yang menjadi tantangan bagi saya dalam mengembangkan TPQ di era moderniatas yang memanfaatkan semua IT untuk kemajuan lembaganya masing-masing. Apa yang harus dilakukan ? yakni dengan melakukan perbaikan secara terus menerus. Menyusun system sesuai tujuan lembaga tersebut, misal visi dari lembaga tersebut adalah “ mewujudkan generasi qurani yang uswah dalam harokah”. How to be? Dalam mewujudkan semua itu diperlukan perancangan system secara optimal dari software yang akan dibangun untuk dengan mempertimbangkan seluruh aspek permasalahan dan ynag menjadi kebutuhan system yang akan diterapkan. Menggunakan metode pembelajaran yang aplikatif dan menumbuhkan daya tarik peserta didik untuk belajar lebih tinggi. Salah satunya metode ummi adalah metode yang saat ini marak digunakan diberbagai lembaga pendidikan TPQ maupun Madrasatul quran di pesantren-pesantren modern. Metode yang diterapkan dalam UMMI selain guru yang membacakan guru juga mengunakan lat peraga untuk memudahkan peserta didik dalam belajar alquran atau jilid. Berdasarkan sumber yang jelas yang tertera dalam modul pembelajaran guru sertifikasi UMMI dijelaskan bahwa metode UMMI memiliki kekuatan buku utama dalam berlajar alquran tetapi lebih dari itu juga dijelaskan yakni system yang berbasis mutuyang dikenal dengan 10 pillar system mutu. Untuk mencapai hasil yang berkualitas semua pengguna metode ummi dipastikan menerapakan 10 pilar system yang tidak dapat dipisahkan dalam implementasinya. Yaitu:
BalasHapusGoodwill manajemen
Sertifikasi guru
Tahapan yang baik dan benar
Target jelas dan terukur
Mastery learning yang konsisten
Waktu memadai
Quality control yang intensif
Rasio guru dan siswa yang proporsional
Progress report setiap siswa
Coordinator yang handal.
Setelah dijelaskan luas bagimana implementasinya dalam pengelolaan lembaga pendidikan juga harus dilakukan fungsi manajemen yang terakhir yakni Evaluating. Perbaikan berkesinambungan atau secara terus menerus harus dilakukan setelah adanya evaluasi untuk mengetahui apa yang kurang dala pengimplementasiannya juga memperbaiki hal yang kurang tersebut sehingga terwujud sebuah lemabga pendidikan yang bermutu.
Mungkin itu jawaban dari saya, terimaksih atas keluangan waktunya dalam membaca artikel pendek saya bapak
#demiilmu
#mpiinsud
#mpiangkatan3berkarya
Salam MPI Totalitas untuk pendidikan ( ( (